Watercolor Workshop with Eunike Nugroho @inikeke

Februari 16, 2018 by 2 comments Posted in Blog

Jauh-jauh hari saya sudah membuat rencana (termasuk budget) untuk mengikuti workshop Eunike Nugroho. Kebetulan bulan Oktober 2017 lalu, ada workshop melukis monstera untuk pemula oleh Mba Keke di Jogja. Saya nggak berpikir panjang untuk mengikuti workshop ini, karena Mba Keke tergolong jarang mengadakan workshop. Pada workshop kali ini, Mba Keke lebih menekankan penggunaan masking fluid kemudian having fun dengan teknik wet on wet.

Oya, ada prinsip dasar yang selalu saya pengang dalam mengikuti sebuah workshop. Saya memastikan otak saya semacam gelas kosong yang siap diisi air, membuang sementara ilmu-ilmu lain yang sudah saya dapat pada kesempatan lain dan membiarkan materi-materi baru memenuhi gelas tersebut. Tapi nggak berarti otak saya ON terus kalo ikut workshop yaa, kadang ON kadang OFF kadang budeg, kadang ketinggalan materi terus tanya temen sebelah. wkwkwk.

monstera-watercolor
On progress nunggu cat kering dan masih ada masking fluid di tetulangan daunnya

Masking Fluid

Masking fluid bisa mempermudah hidup kita, namun penggunaannya memang memerlukan trik tertentu. Penggunaan kuas yang lebih murah disarankan dalam penggunaan masking fluid untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan (Nangis juga kan kalau kuas dengan harga lumayan rusak hiks). Kemudian, nah ini bagian yang paling penting, mba keke sudah menyiapkan cairan pencuci piring yang tidak begitu kental juga tidak begitu encer ( seperti mau cuci piring). Kemudian kuas dicelupkan pada cairan pencuci piring lalu cairan air biasa, baru dimasukkan ke masking fluid. Masking fluid yang menempel pada kuas masih bisa terus digunakan hingga masking fluid tersebut berubah mengental. Apabila cairan masking fluid sudah mengental, itu tandanya masking fluid harus dicelup kembali dengan cara mencelupkan kuas ke cairan pencuci piring terlebih dahulu kemudian ke air bersih kembali.

Sebenarnya cara ini sudah saya lakukan dengan panduan video youtube. Tapi entah mengapa kuas saya rusak lagi-rusak lagi sehingga masking fluid tidak pernah saya gunakan. Rasanya emang beda yaa kalau belajar langsung dan melihat sendiri oleh ahlinya. Haha.

Making fluid merupakan cairan yang tidak terlalu terlihat (apalagi yang berwarna putih) jadi penggunaan lampu sangat membantu ketika mengaplikasikan. Masking fluid harus diaplikasikan pada kertas yang kering. Aplikasikan masking fluid secara tipis-tipis, perlahan tetapi jangan ragu-ragu dan usahakan tidak terlalu lama. Kemudian tunggu hingga kering.

Wet on Wet

Wet on wet emang teknik yang fun dan penuh surprise. Selama ini, saya selalu mengoleskan air (glassing) ngaco aja yang penting basah. Namun ternyata, wet on wet bisa dikontrol. Wet on wet bergantung pada kadar air dan air yang tersimpan pada kuas nah ini bisa kontrol kan? Namun saya juga belum bisa mengontrol mereka. Haha. Dan ketika menggunakan wet on wet jangan ditambah-hin terus sama cat, bagusnya malah kalau satu sapuan kuas saja. Warna yang kita gunakan adalah warna yang sangat gelap sampe kontras biar bagus efeknya. Btw, ku pertama kali pakai cat yang namanya daniel smith!!!! Gilaaa enak bangeeeeeettttt warnanya clinggggg!!! *maafin norak* Lalu bisa ingin menambahkan efek (air ditetesin atau splash dengan air bersih) dilakukan setelah cat setengah mengering. Sampai kapan kita menambah-nambahkan cat pada kertas yang wet ini? Sampe puas hihihi J

Apabila cat sudah kering, baru masking fluid kita copot. Mba Keke mengajarkan kita mencopot dengan tangan bersih karena bisa merasakan tekstur yang terkena masking fluid dan yang tidak.

ini-keke-eunike-nugroho

Sekian cerita dan ilmu sejauh otak saya mengingat dan menyerap. Saya mau nabung lagi nih untuk persiapan bila kapan-kapan mba Keke buka kelas untuk kelas dasar (pengen bookletnya). Hihihi. Tapi menurut saya, mengikuti workshop dari ahlinya emang sesuatu banget, apalagi kalau karya-karyanya kita kagumi. Berinvestasi dengan ilmu selalu tidak ada salahnya, tapi tiap orang beda-beda sih, toh ilmu bisa datang dari mana saja.

NB: Masking fluid yang baik adalah masking fluid yang encer, kalau kental maksimal sekental susu kental manis. Maafin gak banyak foto. Hal multitasking yang sulit buat saya adalah ketika sedang belajar kemudian difoto, rasanya enggan dan malas. hehehe

2 comments

  1. Indigo2011 1 year ago

    Asik bgt webnya, very inspiring ^^, mangatseee!! Buat karya karya selanjutnyaaa

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *
*
Related Story